Peran Besar Mahasiswa Jadi Penggerak Pengawasan Partisipatif di Masyarakat
|
Banjarmasin, Bawaslu Kalsel - Mahasiswa memiliki posisi strategis dalam pengawasan partisipatif ke masyarakat. Mahasiswa menjadi penghubung informasi untuk menyampaikan pentingnya pengawasan dan berbagai bentuk pelanggaran dalam pemilu.Hal itu dikatakan Anggota Bawaslu Kalsel Thessa Aji Budiono dalam kegiatan diskusi program PAMALI CURANG (Pengawasan Aktif MAsyarakat meLawanI KeCURANGan) Bawaslu Kalsel . Di momen tersebut sekaligus juga dilaksanakan program SiSi Demokrasi (Sinergi Institusi untuk Demokrasi) Bawaslu Kalsel yang dihadiri personel dari Intelkam Polda Kalsel. Rabu, (2/9/2026).
“Sebagai bagian dari pengawasan partisipatif, pengetahuan yang dimiliki kawan-kawan mahasiswa dapat ditularkan kepada masyarakat dan lingkungan terdekat, bagaimana bijak dalam bermedia sosial hingga edukasi tentang bahaya politik uang", ujar Thessa.
Menurut Thessa, masifnya penggunaan ruang digital saat ini sangat rentan terhadap penyebaran ujaran kebencian dan informasi yang dapat memengaruhi kualitas demokrasi. Pengguna media sosial mesti bijak dengan menyaring setiap informasi sebelum membagikannya, tidak mudah terprovokasi oleh konten yang belum terverifikasi, sehingga menciptakan ruang digital yang sehat dan edukatif.
Sementara terkait pelanggaran politik uang, kesadaran agar masyarakat dapat mencegah dan menolak politik uang harus ditumbuhkan sejak dini. Pasalnya, tegas Thessa, selain dapat memengaruhi kualitas pilihan masyarakat dalam Pemilu dan Pemilihan, politik uang juga dapat merugikan masyarakat dalam jangka panjang karena berpotensi melahirkan pemimpin yang tidak berkualitas dan membuka ruang terjadinya praktik korupsi setelah pemimpin terpilih.
Program PAMALI CURANG (Pengawasan Aktif MAsyarakat meLawanI KeCURANGan) Bawaslu Kalsel diikuti mahasiswa dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Politeknik Negeri Poliban Banjarmasin . Melalui program ini, Bawaslu Kalsel terus mendorong kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat untuk memperluas gerakan pengawasan partisipatif dalam persiapan menghadapi pemilu mendatang,
Sementara melalui program SiSi Demokrasi Bawaslu Kalsel, menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara Bawaslu dengan institusi dan stakeholder .Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan antarlembaga, tetapi juga untuk bersama-sama mengawal proses demokrasi untuk mewujudkan pemilu yang berintegritas di Kalsel.
|
|
|
Penulis/Foto: Reno