Bawaslu Kalsel dan Mahasiswa Bangun Kesadaran Bersama dalam Pengawasan Pemilu
|
Kota Banjarmasin, Bawaslu Kalsel - Mahasiswa dan pelajar menjadi bagian penting untuk memperluas pemahaman kepemiluan dan mendorong pengawasan partisipatif di masyarakat. Hal itu terungkap dalam kegiatan Konsolidasi Demokrasi yang digelar Bawaslu Kalsel bersama kalangan mahasiswa dan pelajar di kantor Bawaslu Kalsel. Senin,(26/10/2026)
Menurut Anggota Bawaslu Kalsel Thessa Aji Budiono, mahasiswa dan pelajar memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan pemahaman tentang Pemilu yang tidak terbatas pada proses pemungutan suara.
“Pemilu bukan sekadar datang ke TPS untuk mencoblos, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengevaluasi kebijakan dan menentukan arah pembangunan lima tahun ke depan,” ujarnya.
Keterlibatan mahasiswa dan pelajar diharapkan menjadi langkah nyata untuk membangun kesadaran kritis sejak dini, termasuk dalam memahami aturan kepemiluan, mengenali potensi pelanggaran, dan menyampaikan dugaan pelanggaran melalui mekanisme yang berlaku.
Dengan demikian,pengawasan partisipatif di Kalimantan Selatan tidak berhenti pada hari pemungutan suara, tetapi tumbuh menjadi kepedulian bersama demi mewujudkan Pemilu yang berintegritas.
Dalam kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama kalangan akademisi muda tersebut, diikuti mahasiswa dari Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM), serta siswa SMK Negeri 2 Banjarmasin.
Penulis: Reno
Foto: Adit