Prof .Jimly : Bawaslu, Tingkatkan Pengawasan Partisipatif
|
(kiri)Prof. Dr. H. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H saat menyampaikan materi seminar pada kegiatan Call of Paper dan Lokakarya yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kalsel di Banjarmasin, Sabtu(11/08/2024) / Foto: Edwin
Banjarmasin, Bawaslu Kalsel - Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Indonesia dan Ketua Mahkamah Konstitusi periode pertama Prof. Dr. H. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H meminta Bawaslu Kalsel terus meningkatkan pengawasan partisipatif dari masyarakat. Pesan itu disampaikan Prof . Jimly usai menjadi keynote speaker dalam Seminar Nasional dan Lokakarya bertajuk CALL FOR PAPERS: REFLEKSI & EVALUASI PENEGAKAN HUKUM PEMILU 2024 yang diinisiasi Bawaslu Kalsel , Banjarmasin , Sabtu , (11/8/2024)
" Melibatkan semua stakeholder , mahasiswa , LSM, masyarakat banyak dalam fungsi pengawasan, supaya praktek-praktek seperti politik uang berkurang, para pemilih pun kita anjurkan, kalau menemukan politik uang, laporkan ke Bawaslu untuk ditindaklanjuti ",
tegasnya
Selain menghadirkan Prof . Jimly, Seminar Nasional dan Lokakarya CALL FOR PAPERS: REFLEKSI & EVALUASI PENEGAKAN HUKUM PEMILU 2024 yang digagas Bawaslu Kalsel ini juga diisi dengan tokoh nasional lainnya , yakni Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Dr. Ratna Dewi Pettalolo, S.H., M.H , Hakim Mahkamah Konstitusi 2014-2019, Prof. Dr. Aswanto , .H., M.SI., DFM serta Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga Surabaya , Prof. Drs. Ramlan Surbakti, M.A., Ph.D .
Di samping seminar nasional , Bawaslu Kalsel juga mendatangkan 40 penulis terpilih dari seluruh Indonesia dalam ajang lomba karya tulis serta membedah kembali literasi kepemiluan khususnya tentang evaluasi penegakan hukum pemilu di Indonesia .
