Pengawasan Gudang Logistik Kotabaru , 1.839 Surat Suara Rusak , 9.192 Kurang Kirim,Terbanyak DPD
|
Anggota Bawaslu Kalsel Thessa Aji Budiono saat kegiatan Pengawasan logistik pemilu di gudang logistik KPU Kabupaten Kotabaru, Selasa , (16/1/2023) / Foto: Supian
Banjarmasin, Bawaslu Kalsel - Dari hasil pengawasan sortir dan perhitungan logistik surat suara di gudang logistik Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan , Bawaslu Kalsel menemukan total sebanyak 11. 031 surat suara yang harus dilakukan penggantian, dengan rincian 1.839 surat suara rusak dan 9.192 surat
suara yang kurang dalam pengiriman /kurang kirim . Surat suara DPD terbanyak meminta penggantian yakni sebanyak 7.429 lembar dengan rincian 1.239 surat suara rusak dan 6.190 kurang kirim . Monitoring pengawasan Bawaslu Kalsel di gudang logistik Kotabaru dilakukan Anggota Bawaslu Kalsel Thessa Aji Budiono didampingi Kepala Bagian Pengawasan dan Humas Bawaslu Kalsel H. Supriyanto Noor ,Selasa (16/1/2023).
" Perlu dilakukan penanganan yang cepat untuk menyikapi masalah kerusakan dan kekurangan logistik surat suara ini , mengingat pemilu yang semakin dekat "
kata Thessa
Selain itu ,Thessa juga menekankan pentingnya ketepatan waktu saat distribusi logistik nantinya . Misalnya yang ada di wilayah terluar Kabupaten Kotabaru, yakni Kecamatan Pulau Sembilan . Pasalnya , distribusi logistik di wilayah itu harus dilakukan jauh hari sebelum pencoblosan yaitu pada H-7 , karena harus menyesuaikan jadwal keberangkatan kapal perintis PT. Pelni. Ketepatan waktu distribusi logistik juga harus dicermati di wilayah lain di Kabupaten Kotabaru yang juga terbilang jauh seperti Kecamatan Pulau Sebuku dan Kecamatan Pamukan Selatan.
Pada pengawasan di gudang logistik pemilu KPU Kotabaru di Jalan Brigjend. H.Hasan Basri Desa Semayap Kec. Pulau Laut Utara ini , dari segi keamanan dan letak geografis gudang logistik sudah memenuhi persyaratan . Yakni CCTV yang terpasang di 10 titik kawasan gudang logistik , sirkulasi udara yang baik,akses bongkar muat logistik yang mudah dan area parkir yang luas , serta kondisi geografis yang jauh dari musibah banjir karena berjarak 3 meter dari ketinggian jalan utama.
