Pemilu Makin Dekat,Pengawasan Partisipatif Harus Lebih Masif
|
Anggota Bawaslu Kalsel Des Rizal Rachman Rofiat Darodjat (berkacamata) saat memberikan penjelasan tentang Pengawasan Partisipatif dalam Rakor yang diadakan Bawaslu Kabupaten Banjar .(19/20/2023)/ Foto: Reno
Banjar, Bawaslu Kalsel - Dalam setiap proses Pemilu , terdapat ruang bagi masyarakat untuk melakukan pangawasan terjadinya potensi pelanggaran . Ruang pengawasan bagi publik itu bernama pengawasan partisipatif . Tidak hanya bagi masyarakat umum,pengawasan juga dilakukan oleh media ,ormas, bahkan lembaga sekalipun.Bawaslu berharap, pengawasan partisipasif lebih ditingkatkan lagi apalagi Pemilu sudah semakin dekat, Kamis(19/10/2023).
Anggota Badan Pengawas Pemilu - Bawaslu Kalimantan Selatan Des Rizal Rachman Rofiat Darodjat menjelaskan, secara umum pengawasan partisipasif Pemilu dilakukan oleh masyarakat untuk membantu Bawaslu dalam mengawasi dan menindak pelanggaran yang terjadi . Namun khusus pengawasan oleh rekan media ,para stakeholder ,Ormas atau Lembaga ,mereka memiliki jaringan yang lebih luas dan terukur . Des Rizal mencontohkan, jika media memberitakan sesuatu tentang pelanggaran yang terjadi dalam Pemilu,informasi yang disampaikan akan cepat tersebar di masyarakat. Dengan didukung oleh informasi awal dan bukti-bukti yang ada,Bawaslu dapat segera memproses dan melakukan tindakan .
"Media ,stakeholder,ormas ,dan lembaga punya jejaring yang lebih kuat dalam pengawasan partisipatif ",
tegas Des Rizal
Dia menambahkan , menjelang penetapan DCT ,masa Kampanye hingga Pemilu pada 14 Februari mendatang, pengawasan partisipatif oleh seluruh kalangan masyarakat dapat lebih ditingkatkan . Indikasi pelanggaran pasti selalu terbuka dalam setiap tahapan Pemilu,disitulah peran masyarakat sangat dibutuhkan .
" Pemilu makin dekat, pengawasan harus lebih masif " ,ujar Des Rizal .
Selain dari Bawaslu Kalsel ,kegiatan yang digagas Bawaslu Kabupaten Banjar ini juga menghadirkan narasumber dari Bawaslu Kabupaten Banjar dan KPU . Acara yang berlangsung penuh dengan diskusi ini dihadiri oleh para stakeholder Bawaslu ,kalangan media ,Ormas dan sejumlah Lembaga di Kalimantan Selatan .