Lompat ke isi utama

Berita

Konsolidasi Pengawasan Kampanye Alumni SKPP dan Pemantau, Radini : Pemantau Pemilu Harus Aktif dan Kritis

Konsolidasi Pengawasan Kampanye Alumni SKPP dan Pemantau, Radini : Pemantau Pemilu Harus Aktif dan Kritis

(kiri) Anggota Bawaslu Kalsel; M. Radini saat memberikan sambutan kepada peserta kegiatan konsolidasi pengawasan tahapan kampanye pemilu 2024 di Banjarmasin, Jumat(25/11/2023)/Foto: Reno

Banjarmasin, Bawaslu Kalsel - Anggota Bawaslu Kalsel Muhammad Radini menjelaskan, pemantau pemilu harus memiliki sikap aktif dan kritis. Misalnya dengan menyikapi persoalan Pemilu yang sedang terjadi di masyarakat. Dengan keterbatasan wewenang yang dimiliki Bawaslu ,legitimasi Pemilu dapat terwujud jika pengawasan partisipatif juga terlibat secara masif, sehingga memastikan rasa keadilan kepada masyarakat, Jumat (25/11/2023).

Menurut Radini, pada sistem demokrasi yang berjalan dinamis , dalam konteks Pemilu 2024, isu utama yang ada saat ini adalah stabilitas dan kesejahteraan .

" Jika demokrasi adalah pohon, maka pengawas pemilu adalah pupuknya ,yang mengikhtiarkan kualitas dari buah yang dihasilkan . Buah tersebut adalah hadirnya Pemilu yang berintegritas "

kata Radini

Sementara itu Anggota Bawaslu Kalsel Akhmad Mukhlis yang membuka kegiatan ini menerangkan , pemantau pemilu sebagai mitra kerja strategis Bawaslu juga ikut mengawasi semua tahapan Pemilu. Bahkan, pemantau pemilu mempunyai kedudukan hukum sendiri yang diatur dalam Perbawaslu nomor 1 tahun 2023 tentang Pemantauan Pemilihan Umum .

" Pemantau Pemilu memiliki kode etik yang harus dipatuhi "

tegas Mukhlis

Seperti diketahui, Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) digagas sejak tahun 2018 oleh Bawaslu RI ,sebagai kader-kader agen pengawas dan pemantau Pemilu bagian dari pengawasan partisipatif Bawaslu. Sementara pemantau pemilu adalah para pemantau dari organisasi mayarakat yang berbadan hukum.

Dalam kegiatan sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif konsolidasi tahapan kampanye 2024 yang dihadiri alumni SKPP dan Pemantau Pemilu dari 13 Kabupaten/kota tersebut, juga diisi dengan pemaparan dan diskusi dari narasumber. Antara lain Komisioner KPU Kalsel Fahmi Failasofa, Ketua KPID Kalsel Muhammad Farid Sofyan , TPD Kalsel Erna Kasypiah , praktisi Pemilu Azhar Ridhanie serta akademisi dan pengamat sosial politik Ani Cahyadi .

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle