Intensitas Politik Jelang Pilkada 2024 Diprediksi Tinggi, Bawaslu Kalsel Imbau Masyarakat Ikut Aktif Mengawasi
|
Anggota Bawaslu Thessa Aji Budiono dalam program dialog Kompas Tv Banjarmasin ,Kamis ,(25/4/2024) / Foto: Isya
Banjarmasin, Bawaslu Kalsel - Memasuki tahapan pemilihan kepala daerah secara serentak tahun 2024, Bawaslu Provinsi Kalsel mengimbau masyarakat untuk turut aktif mengawasi jalannya proses pemilihan tersebut. Pasalnya, intensitas politik pada Pilkada 2024 diprediksi akan tinggi. Hal itu diungkapkan Anggota Bawaslu Kalsel Thessa Aji Budiono dalam program dialog Kompas Tv Banjarmasin ,Kamis ,(25/4/2024)
Menurut Thessa , pemilihan kepala daerah secara serentak pertama kali dilaksanakan di Indonesia, oleh karena itu intensitas politik dan tingkat kerawanan juga akan meningkat. Bawaslu sendiri ungkap
Thessa sudah menyiapkan sejumlah upaya untuk meminimalisir sejumlah pelanggaran yang bisa terjadi pada Pilkada 2024. Selain itu, jajaran Bawaslu di setiap tingkatan juga selalu aktif dalam pengawasan di lapangan dan mengoptimalkan upaya pencegahan.
" Pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawal proses pemilihan kepala daerah ini , kami mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mau dan berani mengawasi Pilkada 2024 nanti "
kata Thessa
Thessa menambahkan , jika masyarakat menemukan indikasi dugaan pelanggaran , masyarakat dapat melaporkannya kepada Bawaslu setempat, disertai dengan bukti dan fakta yang mendukung , untuk kemudian ditindaklanjuti .
Seperti diketahui ,pemilihan kepala daerah serentak / Pilkada serentak di Kalsel akan diselenggarakan pada 27 November 2024. Saat ini pemilihan serentak sudah memasuki tahapan Pilkada yakni penyerahan daftar penduduk potensial pemilih mulai 24 April - 31 Mei 2024 . Bawaslu Kabupaten/kota di Kalsel sendiri saat ini melakukan proses rekrutmen badan Ad hoc Pengawas Pemilu di tingkat kecamatan .
