Lompat ke isi utama

Berita

Dialog Kebangsaan Suarakan Komitmen Pemilu yang Sejuk

Dialog Kebangsaan Suarakan Komitmen Pemilu yang Sejuk

Ketua Bawaslu Kalsel; Aries Mardiono saat memberikan sambutan pembukaan Dialog Kebangsaan yang mengangkat tema Peraaan Tokoh Agama dalam Mensukseskan Pemilu 2024 yang diinisiasi oleh FKUB Kalsel di Banjarmasin, Sabtu(11/11/2023)/Foto: Isya

Banjarmasin, Bawaslu Kalsel - Dialog Kebangsaan suarakan sikap bersama bahwasannya Pemilu sebagai mandatori bangsa mampu mewujudkan demokrasi yang beradab, aman dan sejuk ditengah perbedaan, Sabtu(11/11/2023).

Bertepatan 95 hari menuju pelaksanaan pungut hitung yang juga semakin mendekati tahapan kampanye peserta Pemilu, Ketua Bawaslu Kalsel; Aries Mardiono dalam sambutannya sampaikan dimensi kampanye di media sosial, Provinsi Kalimantan Selatan masuk posisi rawan urutan ke lima Nasional. Hal tersebut menurut Aries ditengarai adanya potensi membludaknya konten kampanye yang mengandung unsur hoaks, ujaran kebencian dan konten yang berpotensi mengusik Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

"kami berharap Tokoh Agama dapat memberikan edukasi pemahaman (kepada masyarakat), silahkan berkontestasi namun tidak menggunakan isu yang menyebabkan disintegrasi bangsa"

jelas Aries

Dapat diketahui konten hoaks atau berita bohong adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah - olah benar adanya. Informasi tersebut tidak jarang membuat masyarakat tidak aman, tidak nyaman dan kebingungan. Hal tersebut menurut Aries, ditahun politik yang syarat akan aksi pro dan kontra antara pendukung, informasi hoaks, ujaran kebencian dan konten yang berpotensi mengusik SARA dapat memecah kerukuunan dan persatuan bangsa.

Senada dengan hal tersebut, dalam sambutan Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakilkan oleh Kepala Bagian Bina Mental dan Spiritual Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Kalsel; Fahrurazi, Pemerintah Daerah menyadari panggung Pemilu tidak lepas dari pro dan kontra, sehingga yang perlu dihindari adalah perpecahan.

"panggung pemilu tidak bisa lepas dari pro dan kontra yang perlu dihindari adalah perpecahan. Kita membutuhkan pesan demokrasi yang harmonis dan damai. Melalui ajaran Agama diharapkan pesan tersebut dapat menjadi panduan penyejuk ditengah panasnya perbedaan."

kata Fahrurazi

Menyadari keragaman antarumat beragama dan keragaman keimanan yang tumbuh dalam kehidupan bermasyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan, Ketua FKUB Kalsel; Ilham Masykuri Hamdie menaruh harapan besar, pelaksanaan Pemilu di Provinsi Kalimantan Selatan bisa menjadi Pemilu yang benar - benar membanggakan.

"mencintai Negara bagian dari iman. Semua menjadi tugas mandatori kita mewujudkan cita - cita bernegara, Pemilu menjadi bagian didalamnya untuk mewujudkan Negara yang demokratis, mewujudkan Negara yang beradab, Pemilu yang benar - benar membanggakan,"

jelas Ilham

Dialog Kebangsaan dengan tema besar Peran Tokoh Agama dalam Mensukseskan Pemilu 2024 dihadiri oleh Penyelenggara Pemilu Provinsi Kalimantan Selatan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Tokoh Agama dan Unsur Organisasi lintas iman dan lintas agama Provinsi Kalimantan Selatan diinisiasi oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle