BAWASLU TULARKAN SEMANGAT PENGAWASAN DI KABUPATEN BARITO KUALA
|
kalsel.bawaslu.go.id, Marabahan – Diisi oleh Pimpinan Bawaslu Ri, Nelson Simanjuntak dan Komisi II DPR RI, Sutriyono. Acara Sosialisasi Tatap Muka Kepada Stake Holder dan Masyarakat bersama Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan dan jajarannya di Kabupaten Barito Kuala menjadi kesempatan Bawaslu menyampaikan keinginannya dalam melaksanakan tugas – tugas pengawasan. Marabahan, (27/10)
Acara dihadiri oleh tiga pasangan calon yang mengikuti pentas Pilkada 2017 di Kabupaten Barito Kuala, KPU Kaputen Barito Kuala, Kepolisian Resor Barito Kuala, Dandim 1005 Kabupaten Barito Kuala, seluruh stakeholder dan masyarakat di Kabupaten Barito Kuala.
Sebelumnya pimpinan Bawaslu RI juga menyempatkan diri untuk melakukan jelajah pengawasan yang telah diagendakan di beberapa desa pada 2 kecamatan di Kabupaten Barito Kuala. Nelson juga menyambangi langsung satu persatu rumah penduduk untuk mensosialisasikan dan menyampaikan semangat pemilu kepada masyarakat di Kabupaten Barito Kuala.
Menjadi penting karena pemilu yang merupakan wujud demokrasi yang mampu menyuarakan suara rakyatnya. Namun berubah persepsi dengan munculnya pemikiran singkat bahwa suara rakyat bukan segalanya. Sehingga pemilu menjadi alat untuk mengakomodir suara rakyat. Bukan lagi kepentingan demokratis, tapi telah dimasuki oleh kepentingan individual maupun kelompok.
“yang kita inginkan dalam berdemokrasi adalah kebahagiaan, namun kalau kita melihat sejarah pemilu pada beberapa tahun lalu, memandang pemilu sebagai pesta demokrasi. Dalam perkembangannya pemilu secara teknis memang bagus, tapi dari sisi kualitas, malah pemilu kita semakin buruk. Pemilu yang menjadi moment bagi warga untuk memilih pemimpin kita dalam 5 tahun kedepan. Pada kenyataannya pemilu kini memunculkan arti lain, yakni sebagai alat pembuat pilu.†Jelas nelson saat duduk bersama Komisi II DPR dan Bupati Barito Kuala
Pemilu yang masih memiliki banyak potensi pelanggaran ini memandang penting adanya pengawas pemilu, sebagaimana di paparkan komisi II DPR RI :
“pemilu itu rukunnya ada 4, pemilih, yang dipilih, penyelenggara dan regulasi serta tidak mudah untuk memenuhi 4 rukun tersebut. Tapi Marilah kita sadari bersama, bahwa semangat ini adalah dalam rangka mewujudkan kehidupan kita yang berbangsa dan bernegara yang adil, makmur dan sejahtera.†Jelas sutriyono
Menjadi suara bersama, bahwa yang kita harapkan adalah pemilu yang berkualitas. Mari kita sambut pemilu dengan hati yang gembira karena pemilu sebenarnya untuk mewujudkan tatanan kehidupan yang adil, makmur dan sejahtera.
“silahkan biarkan rakyat memilih yang diyakininya bisa mewujudkan tujuan bernegara dan semoga yang dipilih dapat menunaikan apa yang telah dipercayakan oleh rakyatnya†tegas sutriyono saat menutup paparannya.
[espro-slider id=1507]penulis&foto : bagus