Lompat ke isi utama

Berita

Bahas Draft MOU Pengawasan Partisipatif Pilkada 2024 , Perguruan Tinggi Berikan Apresiasi Kepada Bawaslu Kalsel

Bahas Draft MOU Pengawasan Partisipatif Pilkada 2024 , Perguruan Tinggi Berikan Apresiasi Kepada Bawaslu Kalsel

Pembahasan MOU antara Bawaslu Kalsel dengan Perguruan Tinggi di Kalsel tentang pengawasan partisipatif pada pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 Kalsel , di aula kantor Bawaslu Prov, Kamis (25/4/2024) / Foto: Edwin

Banjarmasin, Bawaslu Kalsel - Bawaslu Kalsel melakukan pembahasan draft perjanjian kerjasama (MOU) dengan sejumlah perguruan tinggi di Kalsel . Pembahasan MOU terkait dengan nota kesepahaman antara Bawaslu Kalsel dengan Perguruan Tinggi di wilayah ini tentang pengawasan partisipatif pada pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 Kalsel , di aula kantor Bawaslu Prov, Kamis (25/4/2024).

Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Kalsel , Thessa Aji Budiono saat pembahasan MOU menjelaskan, untuk terselenggaranya Pilkada 2024 yang berkualitas , Bawaslu memerlukan dukungan dari para stakeholder , salah satunya dari lembaga pendidikan perguruan tinggi di wilayah ini. Utamanya keterlibatan dari kalangan akademisi/mahasiswa dalam pengawasan partisipatif Pilkada 2024.

" Hal ini merupakan bentuk pengabdian Bawaslu dan Perguruan Tinggi kepada masyarakat , mudah-mudahan kita bisa membangun kerjasama ini dengan baik demi mensukseskan Pilkada 2024 di Kalsel , karena di kampus tidak hanya berkembang budaya akademik,tapi juga budaya kritis kampus "

kata Thessa

Sementara itu Wakil Dekan 3 bidang kemahasiswaan dan alumni Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin Prof.Dr. Anang Shophan Tornado , SH.MH,M.Kn memberikan apresiasi tinggi kepada Bawaslu Kalsel terkait rencana MOU tersebut . Menurutnya , selain menjadi dasar payung hukum bagi kalangan perguruan tinggi , MOU ini nantinya akan berdampak positif terhadap keterlibatan mahasiswa sebagai agen perubahan di era digital ini dalam mengawasi jalannya Pilkada 2024, untuk menghasilkan pemimpin daerah yang legitimate.

" MOU ini nantinya akan menjadi momentum bagi perguruan tinggi ,mencari metode-metode yang lebih kreatif kepada para mahasiswa dalam hal keterlibatan mereka pada pengawasan partisipatif Pilkada 2024. Apalagi mahasiswa saat ini banyak didominasi dari kalangan Gen Z ",

tegas Prof. Anang

Kepala Bagian Pengawasan dan Humas Bawaslu Kalsel H. Supriyanto Noor, SE mengungkapkan, kolaborasi Bawaslu Kalsel dengan perguruan tinggi di Kalsel ini merupakan salah satu bentuk pendidikan politik kepada mahasiswa dan masyarakat .

" Mudah-mudahan pada bulan Mei 2024 MOU sudah bisa ditandatangani bersama. Harapan kita Pilkada 2024 dapat berjalan lancar dan masyarakat juga ikut terlibat dalam hal pengawasan partisipatif pilkada "

jelas H. Supriyanto

Dalam draft MOU Pengawasan Partisipatif antara Bawaslu Kalsel dan perguruan tinggi tersebut, ruang lingkup Nota Kesepahaman ini diantaranya meliputi
pendidikan, penelitian, pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat di bidang demokrasi dan kepemiluan, kerjasama kegiatan pelatihan dan bimbingan teknis untuk peningkatan kapasitas kelembagaan,serta dukungan sosialisasi, peningkatan pendidikan pemilih, dan partisipasi masyarakat .

Selain itu juga pemanfaatan bersama sarana dan prasarana yang dimiliki , Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan pelaksanaan magang mahasiswa, Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, dan bidang-bidang lain yang disepakati bersama.

Dalam kegiatan pembahasan draft MOU tersebut , hadir perwakilan dari perguruan tinggi di Kalsel antara lain dari ULM, UIN Antasari , UNISKA ,STIENAS , Universitas PGRI Kalimantan , STIMI Banjarmasin dan Perguruan Tinggi lainnya .

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle